tegang beberapa tukang ojek online dihentikan dengan paksa dan diambil helm untuk dihancurkan sampe penumpang histeris

Kota Bogor – Aksi mogok para sopir angkot  untuk menolak angkutan berbasis online berujung rusuh. Kedua pihak saling sweeping. Angkutan online dihentikan di jalan, helmnya dihancurkan. Di lain pihak, kaca angkot rusak karena dilempar batu.

Sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (20/3/2017),suasana tegang beberapa pengemudi ojek online dihentikan secara paksa dan diambil helm untuk dihancurkan sampe penumpang histeris karena ketakutan.

Tak lama kemudian, aksi sweeping juga dilakukan ojek online di Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor. Dua unit angkot trayek 32 rute Cibinong-Ciomas (Pagelaran) menjadi sasaran mereka.

Pantauan di lokasi, angkot trayek 32 bernopol F-1921-LB mengalami rusak kaca di sebelah kanan karena dilempar batu dan dipukul menggunakan kayu. Bodi mobil angkot tersebut juga rusak karena hantaman batu dan kayu. “Saya lagi bawa penumpang, tiba-tiba itu mereka nyerang. Ada banyak, jumlahnya lebih dari 20 orang. Mereka serang saya, kaca dipukul kayu, dilempar batu,” kata Encim, sopir angkot trayek 32, yang ditemui di Jalan Raya Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Encim menyebut, satu unit mobil angkot trayek 32 lainnya juga menjadi sasaran. Bahkan, kata Encim, sopir angkot tersebut dipukuli.

Pantauan pukul 18.35 WIB, ratusan pengemudi ojek online masih berkumpul di Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor. Semakin lama, ojek online lainnya juga terus berdatangan. Akibatnya, arus lalu lintas di simpang Giant Yasmin menjadi terhambat. Pengendara yang melintas terpaksa mengurangi kecepatannya karena banyak ojek online yang berdiri dan berbaris di badan jalan.

sumber:detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *