Polisi Selidiki Penyebar Isu Hoax Penganiaya Imam Masjid, ini penjelasannya

Mitra Qolbu Wisata – Pihak kepolisian Polres Tapanuli Selatan bersama dengan Polres Kota Padangsidempuan bersama Kodim 0212 TS dan sejumlah pihak  mengelar konfrensi pers untuk menepis isu yang telah menjadi viral di media sosial facebook beberapa waktu lalu.Polisi Selidiki Penyebar Isu Hoax Penganiaya Imam Masjid, ini penjelasannya

Polisi Selidiki Penyebar Isu Hoax Penganiaya Imam Masjid, ini penjelasannya

 

Isu tersebut terkait oknum anggota Polri dari Polres Tapanuli Selatan yang menganiaya Imam Masjid Shalat Tarawih, di Mesjid Nurul Iman, Gang Dame, Kampung Darek, Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, pada hari Minggu 28 mei lalu 2017

Dalam konferensi pers tersebut juga turut hadir korban penganiayaan Muhammad Nabis Batubara dan sejumlah tokoh agama beserta organisasi mahasiswa.

Kapolres Tapanuli Selatan, Muhammad Iqbal mengaku kasus penganiayaan tersebut terjadi pada tahun 2013 lalu, bahkan pelaku yang anggota Polri Brigadir SH telah divonis Hakim 5 bulan penjara, pada 26 januari 2014 lalu.

Namun, diduga ada pihak yang tidak bertanggungjawab ingin memperkeruh suasana dan ingin menciptakan situasi yang tidak kondusif selama bulan Ramadan dengan cara menyebar isu di media sosial akun facebook.

Foto korban yang di unggah ke media sosial tersebut menggambarkan penganiayaan beserta surat bukti laporan yang berisikan Muhammad Nabis Batubara, Imam Masjid Nurul Iman, dianiaya oknum Polisi saat sholat tarawih pada hari sabtu 28 mei 2017 lalu.

Sementara itu korban penganiayaan Muhammad Nabis Batubara mengatakan kasus tersebut terjadi pada tahun 2013 lalu dan pelaku sudah divonis dan telah di penjara.

Nabis berharap  agar sejumlah pihak tidak terkecoh dengan penyebaran isu di medsos akun facebook tersebut dan dapat menjaga agar situasi kondusif selama bulan Ramadan ini, sehingga  tidak terpecah belah oleh pihak pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sebelumnya, warga Kota Padangsidempuan pada Minggu 28 Mei kemarin sempat dihebohkan atas menyebarnya isu dimedia sosial facebook, oknum anggota Polres Tapanuli Selatan, brigadir SH, memukul imam masjid, korban, Muhammad Nabis Batubara, saat shalat tarawih berlangsung pada hari minggu 28 mei lalu. Isu tersebut telah menjadi viral di media sosial dan langsung menyebar ke media sosial  WhatsApp dan pesan singkat.

Selain itu pihak kepolisian Polres Tapanuli Selatan dibantu Polda Sumut juga masih memburuh pemilik akun facebook yang diduga pelaku penyebaran isu Hoax tersebut.

Sumber:viva.co.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *