ORANG BUGIS MAKASSAR BUKAN ALAY YANG BAKAR LILIN DAN MENANGISI PENISTA.

ORANG BUGIS MAKASSAR BUKAN ALAY YANG BAKAR LILIN DAN MENANGISI PENISTA.
By : Aztriana Ummu Hudzaifah

Sorry bro.. Gubernur dan walikota gw keren. Bukan toleransi kebablasan kayak di daerahmu. Lilin?? Lo pikir mau ngepet. Preet.. 😝 na kira kapang suku bugis Makassar tunduk dibawah kaki aseng. Hati2 kejadian th 97 terulang.. Jgn main2 di tanah daeng.. Kita tdk lemah kayak di tempat lain bro.. Org bugis Makassar siri na agama ikatanni. Darah dan nyawa siap di pasang demi keagungan islam. Apaan menangisi penista?? Bakar2 lilin segala.. Haddeh bukan adat kami seperti itu. Mainan kami busur dan badik. Tdk ada tempat untuk alay-alayan bakar lilin buat penghina agama kami. Buat yg bawa itu ajaran tolol ke Makassar bakar2 lilin, kita lebih suka bakar ikan bolu coy atau bakar jagung di malino. Satu kata buat lo. Salah alamatko cuy.. Bakar mako di kampung mu. Bukan gaya kami yang alay yg menangisi penista agama.
Bukan masalah etnis ini cuy, bukan masalah agama juga. Tp ini masalah 1 org yg menghina satu agama lain. Kl di kasi ampun akan muncul penista2 lain. Ko ingat saja kasus tahun 1997. Kl ras mu tdk mau habis di tanah bugis. Jngan ko alay numpang hidup di sini. Simpan itu lilinmu di rumah saja. Buat persiapan pemadaman bergilir krn tarif listrik naik 30% cuy.

Orang bugis Makassar bukan orang alay yg menangis penista. Jijay…
Bawa itu org ke Makassar mungkin da sudah dikuliti.. 😝😝

Ingat ko bro, orang yang ko hina-hina dan teriaki supaya mundur saat bakar lilinko di ibukota adalah putra bugis kebaggaan kami. Jantung hati darah kental asli bugis, merah darahnya sama dengan kami. Guru kami ipakaraja ri tanah ogi.

Ko harap bisako bakar lilin di sini? Hahaha.. Hei.. Hei.. Itu yang tangisi penista agama, apalagi merasa muslim, kurang siri paga ri puangE. Itu yang bakarkan lilin bagi penista agama di pantai losari. TENGGELAMKAN… dianjungan pantai Losari..!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *